Salam hangat untuk akhir Januari,
Siang
ini, cuaca Makassar cukup panas, benar kan? Ataukah perasaanku saja yang panas?
Akhir-akhir ini, Kota Daeng diguyur hujan, kadang deras, kadang hanya
rintik-rintik. Bagaimana kabarmu hari ini? Masih sehatkan? Kau dan aku harus sehat, agar kita
dapat menikmati hari terakhir Januari kali ini bersama-sama.
Tahukah
kau, kalau hari ini saya akan mencoba datang ke tempatmu? Saya dan seorang
teman karib saya akan ke sana dan memberimu sedikit kejutan. Kejutan kecil di
akhir Januari. Pasti kau bertanya-tanya, kenapa saya bisa ke sana? Saya yakin,
kalau kau sdh tau jawabannya. Yah! karena ada kata yang sering kita dan semua
orang bilang 'rindu' atau 'kangen' atau 'uddani' dalam bahasa bugis.
Dalam
waktu tak kurang dari 1/4 hari lagi, saya akan ada di depanmu jika Tuhan
meridhoi pertemuan kita. Kau merasa senang kan? Yah! Kau dan aku memang harus
senang. Karena kita akan bersama menikmati hari terakhir Januari tahun ini.
Persiapan
saya untuk bertemu denganmu cukup sederhana. Hanya menyiapkan 1 pasang pakaian
dan alat perlengkapan mandi untuk menginap di dekat tempat tinggalmu. Apakah di
sana aman? Apakah ada yang sering mengganggumu? Atau lebih parahnya, apakah ada
yang ingin merayumu di sana? Semoga saja tidak ada. Karena sebagai seorang
perempuan yang baik, menjaga perasaan sesama perempuan sangat penting. Beberapa
cemilan akan ku bawa sebagai buah tangan untukmu. Sekaleng susu beruang dan
beberapa bungkus snack dan roti. Buah tangan yang sangat sederhana juga kan?
Sesederhana perempuan dengan kesederhanaannya mendampingimu selama beberapa
tahun ini.
Sebelum
mengunjungimu, saya menyempatkan diri untuk menyelesaikan pekerjaan yang
tertunda selama dua hari karena sakit. Pekerjaan yang baru ku mulai lagi setelah
setahun vakum dari pekerjaan itu. Pekerjaan yang membutuhkan energi yang sangat
banyak, karena pekerjaan ini menggunakan pikiran dan kerja keras otak.
Terlepas dari itu, saya sangat menyukai pekerjaan ini, karena pekerjaan ini membuat
saya sadar akan pentingnya kesabaran dan saya belajar apa yang orang lain
pelajari.
Masihkah
kau semangat untuk memberikan semangat kepadaku? Masihkah kau sabar untuk
mencoba memberiku semangat? Saya tunggu kau di depan tempat tinggalmu esok hari,
ketika saya sampai di sana, saya harap kau menyambutku dengan sambutan yang
bisa menyemangatiku sehingga kita bisa menghabiskan penghujung Januari ini
bersama-sama. Karena saya rindu.
Tertanda,
Perempuan
pemendam rindu di akhir Januari


