Sebut saja dia Abu-abu, yang tak begitu bersinar namun tak
menusuk mata bila dipandang dan nyaman untuk diperhatikan. Mungkin kalian
bertanya-tanya, kenapa bisa begitu? Sama seperti kalian, pertanyaan itu pernah
singgah dan menetap sampai sekarang. Jawaban-jawaban yang klise tapi masih tak
memuaskan hati. Jawaban yang saya cari dan temukan serta memahami dengan
sendiri.
Jingga tidak datang hanya saat dibutuhkan atau kemauannya sendiri, tapi dia selalu ada setiap saat.
-Jingga-

0 comments:
Posting Komentar