Subuh ini aku terbangun dari tidur yang singkat
Subuh yang seharusnya menyejukkan
Subuh yang mendamaikan hati setiap orang
Subuh ini (seperti) tak biasa (lagi)
Aku merasa seperti pernah mengalaminya;
yang orang sering sebut dengan istilah “Deja Vu”
subuh ini membuat kepercayaanku pada diriku sendiri meluruh
rasa percaya akan kepercayaan pada makhluk Tuhan ini
kepercayaan yang berhubungan dengan perasaan (yang tak
biasa)
Kecil…
(mungkin) Aku memang salah
Menempatkan kepercayaan yang seharusnya ku tujukan kepada-Mu
Sang pemilik semesta; bumi dan segala isinya
Dia yang mendapat kepercayaan itu
Telah mencoba (lagi) berziarah ke masa lalu
yang (seharusnya) tidak dia kunjungi
Aku pun melihat dan mencoba mencari tahu
Dan ada jejak yang terekam dengan jelas
Menerima informasi otomatis
yang ingin dia dia
ketahui dari masa lalu
Entah (mungkin) aku yang protektif
atau terlalu mengungkung dia
atau (bias saja) hanya perasaan takut kehilangan (lagi)
Kau pasti tahu
Aku perempuan; berperasaan
Yaaaa tapi (mungkin) berlebihan
Perempuan yang sedang mengalami fase “sensitif”
Fase yang membuat segala rasa menjadi berlebih
dan sangat tidak sederhana
Kecil…
Subuh ini sungguh tak biasa
Subuh yang melankoli namun tak ”melow”
Subuh yang membuatku mengingat Tuhan, dia dan dia yang lain
di waktu yang sama.
Makassar,
03.05.14
05.39
WITA


0 comments:
Posting Komentar