
SudahLah kawan...
Diriku pun masih mempertanyakan "ADIL" itu bagaimana.
Mungkin saja,…
Jika dirimu merasa ini semua tidak adil, dirimu tidak punya hak sedikitpun. Karena yang ku tahu bahwa keadilan itu bisa dipertanyakan jika dirimu punya hak yang harus kau dapatkan….
Jadi, berusaha untuk tidak pernah membuat dirimu menyalahkan apapun, mungkin cara yang terbaik. Namun, jangan pernah menafikkan untuk tidak bertanya pada diri sendiri "mengapa semua ini bisa terjadi?", karena itu dapat memberikan banyak pelajaran dalam kehidupanmu.
“Susah untuk berkata bijak, Namun lebih susah lagi untuk menjadi orang bijak”
Bijak dalam hal apapun, apalagi berlaku Bijak dalam menentukan pilihan HIDUP; dengan siapa, kapan, di mana, bagaimana dan mengapa dirimu melangkah.
Hidup itu bukan PILIHAN, namun proses dalam menjalani hidup yang merupakan PILIHAN.
Ingin memilih yang terbaik sebagaimana hakikat kebaikan itu sendiri dan ingin memilih yang benar sebagaimana hakekat Kebenaran itu sendiri.
Berusaha untuk tidak terpengaruhi oleh apapun terlebih pendapat orang lain, mungkin susah untuk dilakukan. Namun, tidak mudah untuk menafikkan pendapat orang lain.
Kita tahu, kita hanya manusia, makhluk ciptaan Tuhan yang hanya bisa menjalani hidup, yang masih sering mendengar dan terpengaruhi oleh pandangan orang lain. Makhluk sosial yang butuh dan tdk bisa hidup tanpa orang lain. Namun, butuh bukan berarti kita bergantung kepada orang lain, tapi karena hanya satu tempat di mana kita seharusnya bergantung, yaitu TUHAN (Maha dari segala Maha).
:: catatan seseorang yang masih mencari jawaban-jawaban dari pertanyaan yang timbul di benaknya::

0 comments:
Posting Komentar